Showing posts with label L. Show all posts
Showing posts with label L. Show all posts

Monday, 12 September 2016

Lutein

Lutein adalah senyawa karotenoid yang terdapat pada tumbuhan serta hewan, contohnya bayam, brokoli, anggur, jeruk, serta kuning telur. Sama seperti karotenoid lainnya, senyawa ini paling efektif diserap tubuh saat dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak.
Pada manusia, lutein dapat ditemukan secara alami pada retina mata yang disebut makula. Senyawa ini terbukti bermanfaat untuk melindungi mata dari stres oksidatif serta pajanan sinar matahari. Lutein juga bisa digunakan untuk mencegah penyakit mata, terutama yang berhubungan dengan bertambahnya usia.

Tentang Lutein
Jenis obat
Suplemen
Golongan
Obat bebas
Manfaat
Menjaga kesehatan mata
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak
Bentuk obat
Tablet, kapsul, obat cair
Lutein umumnya termasuk dalam komposisi multivitamin atau suplemen yang dapat dibeli secara bebas di apotek-apotek terdekat. Konsultasikan kepada dokter sebelum menggunakannya jika Anda ragu.
Peringatan
  • Wanita yang sedang hamil atau menyusui sebaiknya bertanya pada dokter sebelum menggunakan suplemen lutein.
  • Diskusikan dosis untuk anak-anak pada dokter.
  • Jika terjadi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
Dosis Lutein
Penentuan dosis suplemen lutein tergantung kepada kebutuhan masing-masing pasien serta jenis suplemen yang digunakan. Minumlah suplemen ini sesuai dengan aturan pakainya. Umumnya, jumlah lutein yang dikonsumsi dari makanan per hari adalah 6.9 – 11.7 mg. Untuk mengurangi risiko penyakit mata, dibutuhkan 6 mg per hari. Dosis tertinggi yang dianggap aman adalah 15 mg.
Mengonsumsi Lutein dengan Benar
Gunakan suplemen lutein sesuai keterangan pada kemasan. Jika Anda ragu, tanyakan kepada dokter.
Dampak negatif dari penggunaan suplemen lutein oleh ibu hamil atau menyusui belum diteliti sepenuhnya. Oleh karena itu, penggunaan suplemen ini sebaiknya hanya dilakukan jika atas anjuran dari dokter.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi suplemen lutein, disarankan untuk segera melakukannya begitu teringat. Jangan menggandakan dosis lutein pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Lutein
Jika dikonsumsi sesuai dengan dosis yang direkomendasikan, suplemen lutein umumnya tidak menyebabkan efek samping. Pastikan untuk membaca dan memperhatikan bahan yang terkandung pada tiap obat. Jangan mengonsumsi lebih dari satu suplemen yang mengandung lutein pada waktu yang sama untuk menghindari overdosis.


Losartan

Losartan adalah kelompok obat antagonis angiotensin II yang memiliki fungsi utama untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Orang dengan hipertensi, jika kondisinya tidak ditangani bisa merusak jantung dan pembuluh darah, meski mereka tidak merasakan gejala apa pun.

Obat ini bekerja dengan cara melemaskan pembuluh darah agar darah bisa mengalir lebih mudah. Dengan menurunkan tekanan darah bisa mencegah terjadinya serangan jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Selain hipertensi, losartan juga digunakan dalam penanganan gagal jantung dan gangguan ginjal pada penderita diabetes.
Tentang Losartan
Jenis obat
Kelompok obat antagonis angiotensin II.
Golongan
Obat resep
Manfaat
  • Mengobati hipertensi.
  • Mengobati gangguan ginjal akibat diabetes tipe 2.
  • Mengatasi gagal jantung dan edema.
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak
Bentuk obat
Tablet
Peringatan:
  • Bagi wanita hamil atau sedang merencanakan kehamilan atau menyusui, sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini.
  • Sebaiknya Anda membatasi asupan potasium, baik sebagai suplemen atau pengganti garam, karena obat ini dapat meningkatkan kadar potasium dalam tubuh.
  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi obat ini jika Anda mengalami dehidrasi, penyakit hati, gangguan otot jantung (kardiomiopati), gangguan ginjal akibat penyempitan pembuluh darah, dan gangguan sirkulasi jantung.
  • Pastikan untuk menanyakan kepada dokter sebelum mengonsumsi suplemen, vitamin, dan obat lain, baik obat bebas maupun obat resep, bersamaan dengan losartan, termasuk dalam hal mengonsumsi alkohol.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat.
Dosis Losartan
Dosis umum dalam mengonsumsi losartan adalah 12,5 per hari sebagai awalan. Dosis akan ditingkatkan secara perlahan-lahan dan teratur untuk beberapa minggu. Peningkatan dosis maksimal untuk losartan adalah 25 mg per hari.
Mengonsumsi Losartan dengan Benar
Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi Losartan. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.
Biasanya obat ini dikonsumsi sehari sekali, sebelum atau sesudah makanan. Dosis yang diberikan berdasarkan kondisi yang Anda alami dan respons tubuh Anda terhadap obat ini. Untuk membantu agar tidak melewatkan dosis Anda, pastikan untuk mengonsumsi obat ini pada waktu yang sama setiap harinya.
Selain obat-obatan yang dikonsumsi, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan perubahan menu makanan (membatasi garam), mengendalikan berat badan, dan berolahraga untuk membantu mengendalikan tekanan darah tinggi. Sangat penting bagi Anda untuk mengikuti anjuran dokter tentang perubahan gaya hidup di atas, termasuk tentang mengonsumsi minuman keras dan merokok.
Sebaiknya Anda tetap menemui dokter secara teratur untuk memeriksa perkembangan Anda dan mengawasi tekanan darah selama pengobatan dengan obat ini. Dokter mungkin perlu melakukan tes darah untuk memantau kesehatan ginjal dan seberapa banyak kandungan potasium di dalam darah
Sebelum melakukan operasi atau pengobatan gigi, beri tahu ahli medis bahwa Anda mengonsumsi losartan. Obat ini bisa bereaksi dengan obat bius dan membuat tekanan darah Anda menjadi terlalu rendah.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi losartan, disarankan segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis losartan pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Losartan
Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping yang bisa terjadi akibat losartan adalah:
  • Merasa pusing, terutama saat berdiri dari posisi duduk.
  • Merasa kelelahan.
  • Perubahan kadar potasium dalam darah.
Jika efek samping yang terjadi terus berkepanjangan, mengganggu aktivitas, atau Anda mengalami reaksi alergi, segera temui dokter atau datangi rumah sakit terdekat.
Lihat lebih lanjut mengenai:


Loratadine

Loratadine merupakan obat yang dapat mengobati reaksi alergi, seperti bersin-bersin, ruam kulit, hidung meler atau tersumbat, dan mata berair akibat paparan penyebab alergi seperti debu, bulu hewan, atau bahkan gigitan serangga.
Pada sebagian orang, paparan media-media tersebut menyebabkan tubuh mereka memproduksi zat histamin secara berlebihan. Kelebihan zat histamin inilah yang kemudian memunculkan gejala alergi.

Untuk menanggulangi alergi tersebut, maka diperlukan senyawa antihistamin. Loratadine adalah salah satu jenis obat antihistamin yang umumnya tidak menimbulkan rasa kantuk. Meski demikian, loratadine masih menimbulkan kantuk pada sebagian kecil orang. Karena itu beri jeda waktu sebentar sesudah Anda mengonsumsi loratadine jika ingin melakukan aktivitas, seperti mengemudi atau mengoperasikan mesin, untuk memastikan reaksinya normal atau tidak timbul kantuk.
Tentang Loratadine
Jenis obat
Antihistamin
Golongan
Obat resep
Manfaat
Meredakan gejala alergi
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak
Bentuk obat
Tablet dan cairan yang diminum
Peringatan:
  • Bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui, tidak disarankan untuk mengonsumsi obat ini.
  • Harap berhati-hati bagi penderita gangguan hati danporphyria atau gangguan darah lain.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
Dosis Loratadine
Berikut ini adalah dosis loratadine yang umum diberikan:
  • Bagi anak-anak usia di atas 2 tahun dengan berat badan kurang dari 30 kg, dosis yang diberikan adalah 5 mg per hari.
  • Bagi anak-anak usia di atas 2 tahun dengan berat badan di atas 30 kgdan orang dewasa, dosis yang diberikan adalah 10 mg per hari.
Mengonsumsi Loratadine dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan loratadine sebelum mulai menggunakannya.
Loratadine dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jika Anda diresepkan loratadine tablet, konsumsilah dengan menggunakan air minum.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi loratadine, disarankan untuk segera melakukannya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Selain itu jangan menggandakan dosis loratadine pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.
Hentikan penggunaan loratadine segera setelah gejala alergi Anda telah reda.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Loratadine
Sama seperti obat-obatan lainnya, loratadine berpotensi menyebabkan efek samping. Walau jarang, efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi antihistamin ini adalah merasa lelah atau mengantuk.
Jangan mengonsumsi alkohol selama Anda menjalani pengobatan dengan loratadine karena dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko efek samping.


Loperamide

Loperamide adalah obat yang digunakan untuk mengatasi diare akut. Jenis diare ini menyerang secara tiba-tiba dan biasanya berhenti dalam waktu beberapa hari. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi akibat bakteri, virus atau jenis kuman lainnya.

Obat antidiare ini berfungsi memperlambat aktivitas usus besar sehingga makanan akan tertahan lebih lama di dalam usus. Dengan begitu, usus akan menyerap lebih banyak air dan tinja akan menjadi lebih padat. Tetapi harap diingat bahwa obat ini hanya dapat meredakan gejala diare dan tidak mengobati penyebabnya.
Sebagian besar penderita diare akut bisa sembuh dengan banyak minum untuk mencegah dehidrasi dan tanpa penanganan khusus. Tetapi kita juga dapat menggunakan obat antidiare untuk mengurangi frekuensi buang air besar yang dialami. Obat ini umumnya hanya dikonsumsi selama 24 jam.
Diare akibat sindrom iritasi usus juga dapat diobati dengan loperamide. Demikian pula dengan pasien yang membutuhkan bantuan untuk menormalisasi aktivitas usus besar setelah menjalani operasi usus.
Tentang Loperamide
Jenis obat
Antidiare
Golongan
Obat resep
Manfaat
Mengatasi diare akut
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas
Bentuk
Tablet dan kapsul
Loperamide tersedia dalam berbagai merek dan harus digunakan dengan resep dokter.
Peringatan
  • Wanita yang sedang hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi loperamide.
  • Ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan loperamide.
  • Sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 24 jam untuk mengobati diare akut dan dua minggu untuk diare akibat sindrom iritasi usus.
  • Jangan lupa untuk banyak minum air selama mengalami diare guna mencegah dehidrasi.
  • Jika mengonsumsi loperamide, sebaiknya tidak mengemudikan atau mengoperasikan alat berat karena obat ini bisa menyebabkan pusing pada sebagian orang.
  • Harap berhati-hati bagi yang menderita gangguan hati, kolitis ulseratif atau kondisi pencernaan kronis lainnya.
  • Hentikan penggunaan jika diare sudah berhenti.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
Dosis Loperamide
Loperamide dapat digunakan untuk mengatasi diare akut pada pasien berusia 12 tahun hingga dewasa. Tetapi untuk mengatasi diare akibat sindrom iritasi usus, obat ini hanya boleh digunakan oleh pasien dewasa.
Dosis loperamide tergantung kepada jenis diare serta tingkat keparahannya. Takaran umum penggunaannya adalah 4 mg pada konsumsi pertama dan 2 mg tiap selesai buang air besar. Dosis maksimal penggunaannya adalah 12 mg per 24 jam.
Loperamide tidak boleh dikonsumsi lebih dari 24 jam saat mengatasi diare akut. Sementara untuk diare akibat sindrom iritasi usus, penggunaan obat ini sebaiknya tidak lebih dari dua minggu.
Mengonsumsi Loperamide dengan Benar
Gunakanlah loperamide sesuai anjuran dokter dan jangan lupa untuk membaca keterangan pada kemasan.
Loperamide tidak bisa menggantikan carian yang terbuang akibat diare. Karena itu, penting bagi pasien untuk tetap banyak minum cairan guna mencegah dehidrasi selama diare. Selain air putih, jus, atau sup, pasien juga disarankan meminum oralit. Hindari minuman bersoda. Konsumsilah makanan sederhana dalam porsi kecil jika memungkinkan, misalnya bubur, nasi putih, atau roti. Jika diare tidak kunjung membaik selama 48 jam, hubungi dokter.
Bagi pasien yang lupa menggunakan loperamide, disarankan segera menggunakannya begitu teringat. Jangan menggandakan dosis loperamide pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Loperamide
Tiap obat pasti memiliki efek samping, begitu juga dengan loperamide. Efek samping yang umumnya dialami pasien selama menggunakan obat ini meliputi:
Segera hentikan konsumsi obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping di atas dengan tingkat keparahan yang tinggi.


Lincomycin

Lincomycin adalah antibiotik yang dapat digunakan untuk menangani infeksi akibat bakteri. Pneumonia dan selulitis termasuk contoh infeksi berat yang bisa ditangani dengan obat ini.
Antibiotik ini bekerja dengan membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Oleh karena itu, lincomycin tidak cocok untuk mengobati infeksi akibat virus, seperti flu atau pilek.
Dokter umumnya hanya menganjurkan penggunaan lincomycin untuk pasien yang alergi terhadap jenis antibiotik penisilin atau untuk melawan bakteri yang menunjukkan resistansi terhadap antibiotik lain. Hal ini disebabkan karena efek samping dan risiko keracunan lincomycin.

Tentang Lincomycin
Jenis obat
Antibiotik
Golongan
Obat resep
Manfaat
Menangani infeksi akibat bakteri
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak
Bentuk obat
Kapsul dan obat cair
Lincomycin tersedia dalam berbagai merek serta harus digunakan dengan resep dokter, terutama untuk bayi dan anak-anak.
Peringatan
  • Wanita yang berencana hamil, sedang hamil, dan sedang menyusui dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan lincomycin.
  • Penting bagi penderita untuk menghabiskan lincomycin sesuai resep dokter guna memastikan bakteri penyebab infeksi musnah dan menghindari kambuhnya infeksi.
  • Harap berhati-hati bagi yang menderita gangguan hati, gangguan ginjal, gangguan pencernaan seperti kolitis, dan asma.
  • Selama mengonsumsi lincomycin, beri tahu dokter sebelum menjalani penanganan medis apa pun.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera hubungi dokter.
Dosis Lincomycin
Penentuan dosis antibiotik ini akan diatur oleh dokter sesuai dengan jenis infeksi, tingkat keparahan, dan serta riwayat kesehatan pasien. Karena itu, dosis untuk tiap pasien biasanya berbeda-beda. Bagi pasien anak-anak, berat badan juga akan menjadi pertimbangan dalam menentukan dosis.
Dosis lincomycin yang umumnya dianjurkan untuk pasien dewasa adalah 500 mg dengan frekuensi konsumsi tiga hingga empat kali dalam sehari. Jangka waktu penggunaan antibiotik ini juga akan ditentukan oleh dokter. Khusus untuk infeksi streptokokus (seperti pneumonia), pengidap sebaiknya meminum lincomycin selama setidaknya 10 hari.
Mengonsumsi Lincomycin dengan Benar
Gunakan lincomycin sesuai anjuran dokter dan jangan lupa membaca keterangan pada kemasan.
Pastikan Anda mengonsumsi semua dosis yang diresepkan oleh dokter walau infeksi sudah terlihat mereda dan terasa membaik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bakteri musnah, sehingga menghindari kambuhnya infeksi.
Lincomycin sebaiknya diminum dengan segelas air putih pada saat perut kosong. Misalnya satu hingga dua jam sebelum atau sesudah makan.
Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi lincomycin pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi lincomycin, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis lincomycin pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Lincomycin
Lincomycin tentu memiliki potensi untuk menyebabkan efek samping sama seperti obat-obat lain. Efek samping utama dari obat ini adalah diare yang ringan hingga parah. Hindari konsumsi obat anti-diare tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu. Beberapa efek samping lain yang dapat terjadi saat mengonsumsi antibiotik ini meliputi pusing, ruam serta gatal-gatal pada kulit, mual, muntah, vaginitis, urtikaria.
Hentikan konsumsi obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius, seperti diare dengan tinja yang sangat cair atau berdarah, demam, pegal-pegal, frekuensi buang air kecil yang berkurang atau berhenti sama sekali, lemas dan limbung, serta mengalami kulit kemerahan, mengelupas, atau melepuh.


Lidocaine

Lidocaine adalah obat anastesi lokal yang menyebabkan hilangnya sensasi rasa sakit pada tubuh. Meski begitu, efek obat ini tidak sampai menyebabkan Anda hilang kesadaran. Anastesi lokal mencegah tubuh mengirim sinyal ke otak dengan cara menghambat kerja saraf pada bagian yang diaplikasikan obat.

Lidocaine juga digunakan untuk meredakan rasa sakit dan rasa gatal yang diakibatkan oleh sengatan matahari, gigitan atau sengatan serangga, luka kecil, dan luka goresan. Obat ini juga bisa digunakan pada daerah dubur atau anal untuk mengatasi rasa tidak nyaman dan gatal-gatal yang disebabkan oleh hemoroid atau wasir dan gangguan lain.
Tentang Lidocaine
Jenis obat
Obat anastesi lokal
Golongan
Obat resep
Manfaat
Pencegahan rasa nyeri
Digunakan oleh
Dewasa dan anak-anak di atas usia 12 tahun
Bentuk obat
Obat oles
 Peringatan:
  • Bagi wanita hamil dan sedang menyusui sebaiknya tidak menggunakan obat ini.
  • Obat ini tidak boleh digunakan untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.
  • Segera temui dokter jika setelah memakai obat ini, muncul gejala ruam, perih, menyengat, pembengkakan, atau iritasi.
  • Saat memakai obat ini, upayakan untuk menghindari melakukan sauna, berjemur, memakai selimut secara berlebihan, dan melakukan prosedur penggelapan kulit. Hal ini disebabkan oleh adanya suhu panas yang dapat menjadikan lidocaine lebih cepat terserap oleh tubuh.
  • Jangan gunakan kosmetik atau produk perawatan kulit lainnya pada bagian yang sedang diobati.
  • Harap berhati-hati dalam menggunakan obat ini bagi penderita diabetes, gangguan mata, infeksi seperti TB, cacar air, herpes, infeksi jamur, penyakit hati, gangguan pencernaan, hipertensi, dan porfiria.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
Dosis Lidocaine
Lidocaine diberikan sesuai kebutuhan dengan cara dioles pada permukaan kulit yang perlu anastesi. Perhatikan dosis maksimal merek lidocaine yang Anda gunakan agar tidak lebih dari yang telah ditentukan.
Menggunakan dengan Benar Lidocaine
Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan lidocaine. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa seizin dokter.
Bersihkan tangan Anda dan area yang akan diobati dengan sabun sebelum mengoleskan obat ini. Oleskan tipis saja pada bagian yang terpengaruh. Jangan gunakan obat ini pada luka terbuka, luka bakar, atau kulit yang mengalami inflamasi kecuali dianjurkan oleh dokter. Selalu cuci bersih tangan Anda setelah mengoleskan obat ini.
Hindarkan obat ini dari bagian mata. Jika mengenai mata, segera basuh dengan air setidaknya selama 15 menit karena obat ini bisa menyebabkan iritasi mata yang cukup parah. Jangan menggunakan obat ini lebih sering atau lebih lama dari anjuran dokter. Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau bertambah parah setelah 1-2 minggu.
Bagi pasien yang lupa menggunakan lidocaine, disarankan untuk segera memakainya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis lidocaine pada jadwal berikutnya untuk menggantikan dosis yang terlewat.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Lidocaine
Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping yang dapat terjadi adalah:
  • Ruam.
  • Gatal-gatal.
  • Kulit kering.
  • Kulit memerah.
  • Demam.
  • Mati rasa atau kebas di area yang diobati.
Segera temui dokter jika Anda mengalami sakit atau gangguan pada otot. Jika efek samping yang terjadi terus berkepanjangan, mengganggu aktivitas, atau Anda mengalami reaksi alergi, temui dokter atau datangi rumah sakit terdekat.


Lansoprazole

Lansoprazole adalah kelompok obat proton pump inhibitor. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan pada sistem pencernaan akibat produksi asam lambung yang berlebihan, seperti sakit maag dan tukak lambung. Obat ini bisa meredakan gejala akibat naiknya asam lambung seperti nyeri ulu hati, kesulitan menelan, dan batuk berkepanjangan.

Obat ini bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang dihasilkan oleh dinding lambung. Lambung menghasilkan asam secara alami untuk mencerna makanan dan membunuh bakteri. Namun asam ini bisa menyebabkan iritasi pada perut. Oleh karena itu mukosa atau lendir pelindung diproduksi untuk melindungi dinding lambung.
Lapisan mukosa pelindung ini bisa terganggu pada sebagian orang dan sebagai akibatnya asam lambung mulai melukai dinding lambung hingga menyebabkan terjadinya inflamasi, tukak, dan kondisi-kondisi lainnya. Selain itu, sebagian orang juga bermasalah dengan otot saluran pencernaan yang berfungsi sebagai pintu satu arah untuk masuknya makanan dari kerongkongan ke lambung dan mencegah naiknya makanan dari lambung ke kerongkongan. Kondisi inilah yang menyebabkan asam terlepas dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan sehingga terjadi nyeri ulu hati. Kondisi ini lebih dikenal dengan istilah penyakit asam lambung.
Tentang Lansoprazole
Jenis obat
Proton pump inhibitor
Golongan
Obat resep
Manfaat
Tukak lambung, tukak usus halus (duodenum), penyakit asam lambung atau GERD, infeksi Helicobacter pylori, sindrom Zollinger-Ellison, dispepsia
Dikonsumsi oleh
Dewasa
Bentuk
Kapsul, obat larut
Lansoprazole adalah jenis obat yang penggunaannya memerlukan resep dokter. Pastikan untuk mengikuti resep yang disarankan oleh dokter menurut kondisi kesehatan Anda. Obat ini bisa berbentuk kapsul maupun obat larut yang dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak.
Peringatan:
  • Obat ini tidak dianjurkan untuk mereka yang berencana atau sedang hamil.
  • Obat ini tidak untuk dikonsumsi oleh wanita yang sedang menyusui.
  • Penggunaan lansoprazole dalam dosis tinggi dan jangka waktu yang panjang dapat meningkatkan risiko retak tulang terutama pada kelompok lansia dan penderita osteoporosis.
  • Harap berhati-hati bagi penderita gangguan hati.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
Dosis Lansoprazole
Dosis dan jangka waktu lansoprazole diresepkan tergantung pada kondisi yang perlu ditangani dan respons tubuh terhadap obat. Dosis lansoprazole umumnya adalah di antara 15-60 mg per hari.
Mengonsumsi Lansoprazole dengan Benar
Pastikan untuk membaca informasi pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi lansoprazole. Telan kapsulnya secara utuh, jangan dibuka, dihancurkan, atau dikunyah.
Obat ini disarankan untuk diminum 30 menit sebelum makan karena jika dikonsumsi setelah makan, penyerapannya tidak maksimal.
Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi lansoprazole pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.
Obat antasida sebaiknya dikonsumsi dua jam sebelum atau sesudah mengonsumsi lansoprazole karena antasida dapat berdampak pada penyerapan lansoprazole.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi lansoprazole, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis lansoprazole pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat. Jika mengalami masalah atau mencurigai mengalami overdosis, segera temui dokter.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Lansoprazole
Bagi penderita osteoporosis, yang berusia 50 tahun atau lebih, dan yang mengonsumsi obat ini lebih dari setahun akan lebih berisiko mengalami tulang retak pada bagian pinggul, pergelangan tangan dan tulang belakang. Oleh karena itu, kelompok-kelompok ini perlu mewaspadai penggunaan lansoprazole.
Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda, meski obat ini memiliki manfaat pada tubuh, tapi obat ini juga berpotensi menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
Walau jarang, beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah:
Jika efek samping yang terjadi berkepanjangan, disarankan untuk segera temui dokter.