Obat ini
tidak bisa menyembuhkan atau mencegah herpes tapi hanya menghambat perkembangan
infeksi. Obat ini juga tidak bisa mencegah penyebaran pada orang lain
atau mencegahnya untuk kambuh.
Tentang
Acyclovir Topikal
Jenis obat
|
Antivirus
|
Golongan
|
Obat resep
|
Manfaat
|
Mengobati
infeksi virus herpes simpleks
|
Dikonsumsi
oleh
|
Dewasa dan
anak-anak
|
Nama lain
|
Acyclovir,
ACV, acycloguanosine
|
Bentuk
|
Obat oles
|
Penggunaan
acyclovir topikal memerlukan resep dokter. Pastikan untuk mengikuti resep dan
petunjuk yang disarankan oleh dokter menurut kondisi kesehatan Anda.
Peringatan:
- Acyclovir topikal tidak boleh
mengenai mata, hidung, dan mulut. Basuh dengan air jika obat masuk ke daerah-daerah
tersebut. Hanya gunakan pada bagian luar kulit.
- Selalu bersihkan tangan dengan
rutin setelah mengoleskan obat ke bagian tubuh yang terinfeksi agar tidak
menularkan ke orang lain, atau ke bagian tubuh lainnya.
- Bagi wanita hamil, menyusui
atau yang mencoba memiliki anak, sesuaikan anjuran dokter tentang
pemakaian obat ini.
- Tanyakan dosis acyclovir
topikal untuk anak-anak kepada dokter.
- Obat ini tidak menghambat
penyebaran herpes genital. Hindari berhubungan seksual saat serangan
infeksi muncul atau kambuh.
- Jika gejala tidak membaik dalam
satu minggu, segera temui dokter.
- Jika terjadi reaksi alergi, segera temui dokter.
Dosis Acyclovir Topikal
Obat ini
sebaiknya dioleskan sekitar 4-7 kali dalam sehari selama 4-10 hari.
Mengonsumsi Acyclovir Topikal dengan Benar
Pastikan
untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam
menggunakan acyclovir topikal. Obat ini bekerja lebih maksimal jika langsung
dioles ketika gejala awal muncul. Oleskan obat sekali tiap 4 jam.
Pastikan
juga Anda menyelesaikan dosis yang sudah diresepkan oleh dokter. Jika infeksi
tidak membaik setelah menyelesaikan dosis yang diresepkan, segera temui dokter.
Jika
memungkinkan, gunakan sarung tangan karet sekali pakai untuk mengoleskan obat
pada luka untuk mencegah penyebaran infeksi. Agar efek obat ini tidak hilang,
jangan mandi atau berenang setelah memakainya.
Sebelum
mengoleskan krim maupun salep, bersihkan dan keringkan daerah yang akan
diolesi. Oleskan obat secara perlahan-lahan hingga menutupi daerah yang
terinfeksi. Cucilah tangan dengan sabun dan air sebelum dan setelah mengoleskan
obat-obatan ini.
Obat ini
hanya digunakan pada kulit luar, jangan dioleskan pada mata, hidung, bagian
dalam dari mulut, atau vagina. Jika terkena bagian-bagian tersebut, segera
basuh dengan air hingga bersih.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Acyclovir Topikal
Reaksi orang
terhadap tiap obat berbeda-beda. Walau jarang terjadi, obat ini berpotensi
menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Beberapa efek samping lain yang
biasa terjadi adalah:
- Kulit kering atau mengelupas
- Terasa gatal-gatal.
No comments:
Post a Comment